Udinese vs AS Roma menjadi salah satu pertandingan menarik pada pekan kesepuluh Serie A Italia 2026/27 karena mempertemukan dua klub dengan perjalanan berbeda. Roma menghuni papan atas, sedangkan Udinese masih berusaha menjauh dari zona degradasi.
Pertandingan Udinese vs AS Roma dijadwalkan berlangsung di Bluenergy Stadium pada Minggu, 1 November 2026 pukul 00.00 WIB. Jadwal resmi Serie A mencatat pertandingan dimainkan Sabtu, 31 Oktober pukul 18.00 waktu Italia.
Udinese memasuki pertandingan setelah bermain imbang menghadapi Parma, sementara Roma baru memperoleh kemenangan atas Cagliari. Kedua kesebelasan juga menghadapi persoalan kebugaran sejumlah pemain menjelang pertandingan lanjutan Serie A tersebut.
Udinese vs AS Roma di Serie A: Persaingan Posisi 17 dan Ketiga Klasemen
Udinese menempati peringkat ke-17 klasemen sementara Serie A 2026/27 setelah mengumpulkan lima poin dari sembilan pertandingan pembuka. Tim asuhan Kosta Runjaić mencatat satu kemenangan, dua hasil imbang, dan enam kekalahan sepanjang musim berjalan.
Menjelang Udinese vs AS Roma, tim tamu berada di peringkat ketiga klasemen Serie A dengan 21 poin dari sembilan pertandingan. Roma mencatat enam kemenangan dan tiga hasil imbang tanpa mengalami kekalahan bersama Gian Piero Gasperini.
Inter Milan memimpin klasemen Serie A dengan 25 poin setelah mencatat delapan kemenangan dan satu hasil imbang. Lazio mempunyai jumlah poin sama di peringkat kedua, sedangkan Como mengikuti Roma dengan koleksi 20 poin.
Roma menempati urutan ketiga dengan keunggulan satu poin atas Como dan tiga angka dari AC Milan yang berada di bawahnya. Sementara itu, Udinese mempunyai jumlah poin sama dengan Fiorentina dan Parma dalam persaingan papan bawah.
Udinese telah mencetak sembilan gol dan kebobolan 18 kali sepanjang sembilan pertandingan Serie A musim ini. Catatan tersebut menghasilkan selisih gol negatif sembilan sekaligus memperlihatkan persoalan keseimbangan penyerangan dan pertahanan.
Roma menghasilkan 23 gol dan kebobolan delapan kali dalam sembilan pertandingan sehingga mempunyai selisih gol positif 15. Produktivitas tersebut menempatkan klub ibu kota Italia sebagai salah satu tim dengan jumlah gol terbanyak.
Perbedaan 16 poin menjelang Udinese vs AS Roma menggambarkan perjalanan kedua klub pada awal kompetisi Serie A. Udinese berusaha memperbaiki posisi klasemen, sedangkan Roma mengejar tambahan angka dalam persaingan papan atas.
Klasemen Serie A 2026/27 Jelang Udinese vs AS Roma
| Posisi | Tim | Main | M | S | K | Gol | SG | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Inter Milan | 9 | 8 | 1 | 0 | 25-10 | +15 | 25 |
| 2 | Lazio | 9 | 8 | 1 | 0 | 22-7 | +15 | 25 |
| 3 | AS Roma | 9 | 6 | 3 | 0 | 23-8 | +15 | 21 |
| 4 | Como | 9 | 6 | 2 | 1 | 17-8 | +9 | 20 |
| 5 | AC Milan | 9 | 5 | 3 | 1 | 18-11 | +7 | 18 |
| 6 | Frosinone | 9 | 5 | 2 | 2 | 22-14 | +8 | 17 |
| 16 | Monza | 9 | 2 | 1 | 6 | 16-22 | -6 | 7 |
| 17 | Udinese | 9 | 1 | 2 | 6 | 9-18 | -9 | 5 |
| 18 | Fiorentina | 9 | 1 | 2 | 6 | 11-21 | -10 | 5 |
| 19 | Parma | 9 | 1 | 2 | 6 | 5-15 | -10 | 5 |
| 20 | Venezia | 9 | 1 | 0 | 8 | 6-19 | -13 | 3 |
Data klasemen sebelum pertandingan pekan kesepuluh, berdasarkan hasil hingga 30 Oktober 2026.
Udinese mengalami perjalanan sulit setelah memperoleh kemenangan pertama ketika menghadapi Monza pada 29 Agustus 2026. Mereka kemudian mengalami enam kekalahan beruntun sebelum menghentikan rangkaian tersebut melalui hasil imbang menghadapi Parma.
Tim asuhan Runjaić sebelumnya kalah dari Inter Milan, Cagliari, Torino, Lecce, dan AC Milan dalam rangkaian pertandingan Serie A. Hasil tersebut membuat Udinese kehilangan sejumlah poin penting dalam persaingan papan bawah.
Udinese juga mengalami kesulitan ketika bermain di Bluenergy Stadium setelah belum memperoleh kemenangan dalam lima pertandingan kandang Serie A. Mereka mencatat satu hasil imbang dan empat kekalahan sepanjang perjalanan kandang musim ini.
Sementara itu, Roma menjadi satu dari tiga tim yang belum mengalami kekalahan dalam sembilan pertandingan pembuka Serie A. Inter Milan dan Lazio juga mempertahankan catatan serupa menjelang pertandingan pekan kesepuluh.
Roma memperoleh kemenangan 4-2 ketika menjamu Cagliari pada 27 Oktober setelah sebelumnya bermain imbang 3-3 menghadapi Napoli. Kedua pertandingan tersebut menghasilkan tujuh gol bagi tim asuhan Gasperini dalam lanjutan kompetisi domestik.
Namun, Roma juga kebobolan lima kali dalam dua pertandingan terakhir Serie A setelah sebelumnya hanya kebobolan tiga gol dari tujuh laga. Catatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi pertahanan menjelang kunjungan ke Udine.
Prediksi Susunan Pemain Udinese vs AS Roma
Udinese diperkirakan menggunakan formasi 3-4-2-1 yang menjadi salah satu pilihan Kosta Runjaić dalam pertandingan Serie A sebelumnya. Maduka Emilio Okoye berpeluang kembali menjadi penjaga gawang utama setelah tampil ketika menghadapi Parma.
Okoye menunjukkan kontribusi penting ketika Udinese bermain imbang tanpa gol menghadapi Parma pada 28 Oktober 2026. Penjaga gawang internasional Nigeria tersebut menggagalkan tendangan penalti Adrián Bernabé pada menit ke-69.
Penyelamatan tersebut membantu Udinese mengakhiri rangkaian enam kekalahan beruntun dalam pertandingan Serie A. Okoye juga melakukan beberapa intervensi penting ketika Parma berusaha menciptakan peluang pada babak kedua.
James Abankwah, Christian Kabasele, dan Matteo Palma berpeluang membentuk tiga pemain bertahan Udinese menghadapi Roma. Komposisi tersebut mempertimbangkan cedera Oumar Solet, David Alaba, serta kondisi Nicolò Bertola yang masih diragukan.
Abankwah dan Kabasele sebelumnya dimainkan ketika Udinese menghadapi Parma, sedangkan Palma menjadi salah satu alternatif pada posisi bek tengah. Enzo Ebosse juga tersedia apabila Runjaić membutuhkan perubahan komposisi pertahanan.
Mërgim Vojvoda dan Hassane Kamara diperkirakan menempati kedua posisi bek sayap dalam pertandingan Udinese vs AS Roma. Keduanya mempunyai tanggung jawab membantu pertahanan sekaligus memberikan dukungan ketika tim membangun serangan.
Vojvoda dapat dimainkan melalui sektor kanan setelah mendapatkan kesempatan bermain pada pertandingan sebelumnya. Sementara itu, Kamara berpeluang mempertahankan posisi kiri setelah menjadi bagian dari susunan pemain utama menghadapi Parma.
Pada sektor tengah, Jesper Karlström dan Lennon Lee Miller diperkirakan mendapatkan kepercayaan menjaga keseimbangan permainan. Keduanya dapat membantu distribusi bola sekaligus memberikan perlindungan kepada tiga pemain bertahan ketika menghadapi tekanan lawan.
Karlström mempunyai peran dalam menjaga penguasaan bola dan menghubungkan permainan dari pertahanan menuju lini depan. Sementara itu, Miller menjadi alternatif setelah mendapatkan kesempatan bermain sebagai pemain pengganti ketika menghadapi Parma.
Jakub Piotrowski dan Giorgi Chakvetadze juga menjadi pilihan apabila Runjaić melakukan perubahan komposisi gelandang. Piotrowski sebelumnya sudah kembali mendapatkan kesempatan bermain setelah menjalani pemulihan masalah kebugaran.
Nicolò Zaniolo dan Jurgen Ekkelenkamp berpeluang menempati dua posisi di belakang penyerang utama Udinese. Keduanya mempunyai kemampuan membantu penciptaan peluang melalui pergerakan antarlini maupun penyelesaian dari sektor tengah.
Zaniolo kembali dimainkan sebagai starter ketika Udinese menghadapi Parma setelah sebelumnya melewatkan sejumlah pertandingan akibat cedera. Pemain internasional Italia tersebut hampir mencetak gol melalui tembakan kaki kiri pada awal pertandingan.
Ekkelenkamp juga menjadi pilihan penting setelah mencetak gol ketika Udinese menghadapi Torino pada 12 Oktober. Gelandang asal Belanda tersebut mempunyai kemampuan melakukan pergerakan menuju kotak penalti sekaligus membantu distribusi bola.
Keinan Vincent Joseph Davis diperkirakan menjadi penyerang utama setelah tampil menghadapi Parma dan mendapatkan sejumlah peluang. Namun, prediksi susunan pemain Udinese vs AS Roma tetap bergantung pada keputusan Runjaić menjelang kick-off.
Prediksi Susunan Pemain Udinese (3-4-2-1): Maduka Emilio Okoye; James Abankwah, Christian Kabasele, Matteo Palma; Mërgim Vojvoda, Jesper Karlström, Lennon Lee Miller, Hassane Kamara; Nicolò Zaniolo, Jurgen Ekkelenkamp; Keinan Vincent Joseph Davis.
Roma diperkirakan menggunakan formasi 3-4-2-1 yang menjadi salah satu sistem Gian Piero Gasperini dalam pertandingan Serie A sebelumnya. Pierluigi Gollini berpeluang kembali mengawal gawang karena Mile Svilar masih menjalani pemulihan cedera.
Gollini menunjukkan kontribusi ketika Roma mengalahkan Cagliari dengan skor 4-2 pada 27 Oktober 2026. Penjaga gawang asal Italia tersebut melakukan beberapa penyelamatan penting ketika tim tamu menciptakan peluang di Stadio Olimpico.
Daniele Ghilardi, Obite Evan Ndicka, dan Mario Hermoso Canseco berpeluang membentuk tiga pemain bertahan Roma. Ketiganya menjadi alternatif apabila Gasperini memutuskan melakukan rotasi setelah pertandingan menghadapi Cagliari.
Gianluca Mancini juga masih tersedia sebagai pilihan utama pada sektor pertahanan setelah dimainkan sejak awal menghadapi Cagliari. Sementara itu, Leonardo Balerdi kembali menjadi alternatif setelah menjalani pemulihan gangguan kebugaran.
Devyne Fabian Jairo Rensch dan Wesley Vinícius França Lima berpeluang menempati kedua posisi bek sayap Roma. Keduanya mempunyai kemampuan membantu penyerangan melalui pergerakan dari sisi lapangan sekaligus memberikan perlindungan kepada lini belakang.
Emanuele Lulli dan Nahuel Molina juga tersedia sebagai alternatif apabila Gasperini mempertimbangkan perubahan susunan pemain. Lulli sebelumnya mencetak satu gol dan memberikan assist ketika Roma mengalahkan Cagliari pada pertandingan terakhir.
Pada sektor tengah, Bryan Cristante dan Niccolò Pisilli diperkirakan mendapatkan tanggung jawab menjaga keseimbangan permainan. Keduanya dapat membantu penguasaan bola sekaligus membangun serangan menuju dua pemain yang beroperasi di belakang penyerang.
Marten Elco de Roon menjadi alternatif pada posisi gelandang setelah dimainkan ketika Roma menghadapi Cagliari. Sementara itu, absennya Manu Koné mengurangi pilihan Gasperini pada sektor tengah menjelang pertandingan di Udine.
Matías Soulé Malvano dan Rodrigo Mora de Carvalho berpeluang menempati dua posisi gelandang serang dalam pertandingan Udinese vs AS Roma. Keduanya mempunyai kemampuan bergerak di antara lini pertahanan lawan untuk menciptakan peluang.
Soulé telah mencetak tiga gol sepanjang Serie A musim ini, sedangkan Rodrigo Mora menunjukkan kontribusi melalui gol penting menghadapi Cagliari. Kedua pemain tersebut menjadi pilihan ketika Roma membutuhkan kreativitas dari area tengah.
Donyell Malen diperkirakan kembali menjadi penyerang utama setelah mencetak tujuh gol dalam delapan penampilan Serie A musim ini. Penyerang internasional Belanda tersebut juga mencetak gol keempat Roma ketika menghadapi Cagliari.
Santiago Tomás Castro menjadi alternatif pada lini depan setelah dimainkan sejak awal menghadapi Cagliari sebelum digantikan Malen. Namun, susunan pemain akhir Roma masih bergantung pada penilaian kebugaran dan kebutuhan rotasi.
Prediksi Susunan Pemain AS Roma (3-4-2-1): Pierluigi Gollini; Daniele Ghilardi, Obite Evan Ndicka, Mario Hermoso Canseco; Devyne Fabian Jairo Rensch, Bryan Cristante, Niccolò Pisilli, Wesley Vinícius França Lima; Matías Soulé Malvano, Rodrigo Mora de Carvalho; Donyell Malen.
Pemain Absen Udinese vs AS Roma di Serie A
Udinese menghadapi sejumlah persoalan cedera menjelang pertandingan kesepuluh Serie A, terutama pada sektor pertahanan dan penyerangan. Oumar Solet, David Alaba, Alessandro Zanoli, Idrissa Gueye, serta Vakoun Bayo termasuk pemain yang belum tersedia.
Solet masih menjalani pemulihan cedera otot yang membatasi kesiapannya dalam beberapa pertandingan terakhir Udinese. Absennya bek asal Prancis tersebut mengurangi pilihan Runjaić ketika menggunakan sistem pertahanan dengan tiga pemain.
David Alaba juga belum tersedia karena mengalami masalah pada otot betis yang membutuhkan penanganan lanjutan. Pemain internasional Austria tersebut masih diperkirakan menjalani pemulihan ketika Udinese menghadapi Roma di Bluenergy Stadium.
Alessandro Zanoli menghadapi cedera otot yang membuatnya belum dapat kembali mendapatkan kesempatan bermain. Kondisi tersebut membatasi pilihan Udinese pada sektor bek kanan maupun bek sayap dalam sistem permainan yang diterapkan Runjaić.
Idrissa Gueye masih menjalani pemulihan cedera pergelangan kaki dengan perkiraan kembali pada akhir Desember mendatang. Sementara itu, Vakoun Bayo juga belum tersedia karena mengalami masalah otot yang membatasi kesiapannya.
Nicolò Bertola masih membutuhkan pemeriksaan kebugaran setelah mengalami cedera ketika Udinese menghadapi Parma pada 28 Oktober. Bek tersebut ditarik keluar pada babak kedua sehingga ketersediaannya menghadapi Roma belum dapat dipastikan.
Sementara itu, Roma menghadapi sejumlah masalah cedera pada sektor penjaga gawang, gelandang, dan penyerangan. Mile Svilar, Manu Koné, Lorenzo Pellegrini, serta Paulo Dybala termasuk pemain yang belum diperkirakan tersedia.
Svilar masih menjalani pemulihan cedera pada bagian kaki yang membuatnya tidak tampil dalam pertandingan Serie A terbaru. Kondisi tersebut membuka kesempatan bagi Pierluigi Gollini untuk kembali mendapatkan kepercayaan mengawal gawang.
Manu Koné mengalami masalah otot paha yang diperkirakan membutuhkan pemulihan hingga pertengahan November 2026. Gelandang internasional Prancis tersebut belum dapat kembali menjadi pilihan ketika Roma menghadapi Udinese.
Lorenzo Pellegrini juga belum tersedia karena mengalami cedera otot paha yang membatasi kesiapannya. Kapten Roma tersebut diperkirakan masih menjalani pemulihan ketika tim melanjutkan pertandingan Serie A pada akhir Oktober.
Paulo Dybala menghadapi cedera betis yang membuatnya belum diperkirakan siap tampil menghadapi Udinese. Pemain internasional Argentina tersebut masih membutuhkan penilaian kondisi sebelum kembali mendapatkan kesempatan bermain dalam pertandingan kompetitif.
Muhammed Bah juga tercantum dalam laporan pemain Roma yang belum tersedia akibat cedera lutut. Absennya sejumlah pemain membuat Gasperini perlu mempertimbangkan alternatif komposisi skuad menghadapi jadwal domestik dan Eropa.
| Tim | Pemain | Kondisi/Status |
|---|---|---|
| Udinese | Oumar Solet | Cedera otot, absen |
| Udinese | David Alaba | Cedera betis, absen |
| Udinese | Alessandro Zanoli | Cedera otot, belum tersedia |
| Udinese | Idrissa Gueye | Cedera pergelangan kaki, absen |
| Udinese | Vakoun Bayo | Cedera otot, absen |
| Udinese | Nicolò Bertola | Cedera saat menghadapi Parma, diragukan |
| AS Roma | Mile Svilar | Cedera kaki, absen |
| AS Roma | Manu Koné | Cedera otot paha, absen |
| AS Roma | Lorenzo Pellegrini | Cedera otot paha, absen |
| AS Roma | Paulo Dybala | Cedera betis, belum tersedia |
| AS Roma | Muhammed Bah | Cedera lutut, absen |
Daftar tersebut membedakan pemain yang diperkirakan absen dengan mereka yang masih membutuhkan pemeriksaan kebugaran menjelang pertandingan. Pengumuman skuad resmi menjadi acuan akhir mengenai ketersediaan pemain dalam Udinese vs AS Roma.
Mengenai disiplin, kedua klub belum mempunyai pemain yang dikonfirmasi harus absen akibat skorsing kartu merah maupun akumulasi kartu kuning. Sementara itu, Jesper Karlström termasuk pemain Udinese yang perlu memperhatikan risiko akumulasi kartu berikutnya.
5 Pertandingan Terakhir Udinese Jelang Udinese vs AS Roma
Udinese mencatat satu hasil imbang dan empat kekalahan dalam lima pertandingan Serie A terakhir sebelum menghadapi Roma. Rangkaian tersebut memperlihatkan kesulitan tim asuhan Kosta Runjaić setelah menjalani sejumlah pertandingan menghadapi klub papan tengah maupun atas.
Pada pertandingan terbaru, Udinese bermain imbang tanpa gol ketika bertandang menghadapi Parma di Stadio Ennio Tardini pada 28 Oktober 2026. Maduka Okoye menjadi salah satu pemain penting setelah menggagalkan tendangan penalti Adrián Bernabé.
Udinese mendapatkan peluang melalui Nicolò Zaniolo yang melepaskan tembakan kaki kiri pada awal pertandingan. Namun, kedua kesebelasan tidak berhasil mencetak gol hingga pertandingan Serie A tersebut berakhir imbang.
Hasil tersebut mengakhiri rangkaian enam kekalahan beruntun yang sebelumnya dialami Udinese dalam kompetisi domestik. Mereka juga mencatat pertandingan tanpa kebobolan setelah beberapa kali mengalami kesulitan menjaga pertahanan.
Sebelumnya, Udinese mengalami kekalahan 0-2 ketika menjamu AC Milan pada 25 Oktober dalam lanjutan Serie A. Christian Pulisic dan Omari Hutchinson menjadi pencetak gol bagi tim tamu di Bluenergy Stadium.
Udinese juga mengalami kekalahan 0-3 ketika menghadapi Lecce pada 18 Oktober setelah sebelumnya kalah 1-2 dari Torino. Mereka lebih dahulu mengalami kekalahan 0-1 ketika menjamu Cagliari pada 19 September.
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Hasil |
|---|---|---|---|
| 28 Oktober 2026 | Parma vs Udinese | Serie A | 0-0 |
| 25 Oktober 2026 | Udinese vs AC Milan | Serie A | 0-2 |
| 18 Oktober 2026 | Udinese vs Lecce | Serie A | 0-3 |
| 12 Oktober 2026 | Torino vs Udinese | Serie A | 2-1 |
| 19 September 2026 | Udinese vs Cagliari | Serie A | 0-1 |
Dalam lima pertandingan tersebut, Udinese mencetak satu gol dan kebobolan delapan kali sepanjang kompetisi Serie A. Mereka mencatat satu pertandingan tanpa kebobolan ketika bermain imbang menghadapi Parma pada pertandingan terakhir.
Menjelang Udinese vs AS Roma, produktivitas penyerangan menjadi salah satu persoalan setelah tim gagal mencetak gol dalam empat dari lima pertandingan. Sementara itu, penyelamatan Okoye menghadapi Parma membantu memperbaiki catatan pertahanan.
5 Pertandingan Terakhir AS Roma Jelang Udinese vs AS Roma
Roma mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima pertandingan kompetitif terakhir sebelum bertandang menghadapi Udinese. Rangkaian tersebut mencakup tiga pertandingan Serie A dan dua pertandingan UEFA Champions League.
Pada pertandingan terbaru, Roma mengalahkan Cagliari dengan skor 4-2 di Stadio Olimpico pada 27 Oktober 2026. Emanuele Lulli, Niccolò Pisilli, Rodrigo Mora, dan Donyell Malen menjadi pencetak gol tim asuhan Gasperini.
Roma sempat tertinggal setelah M’Bala Nzola mencetak gol melalui tendangan penalti pada menit kesepuluh. Lulli kemudian menyamakan kedudukan sebelum Pisilli membawa tuan rumah unggul melalui penyelesaian pada menit ke-21.
Cagliari kembali menyamakan kedudukan melalui Daniel Maldini pada menit ke-81 setelah menerima umpan Adam Obert. Namun, Roma mencetak dua gol tambahan melalui Rodrigo Mora dan Donyell Malen menjelang pertandingan berakhir.
Kemenangan tersebut membantu Roma mempertahankan posisi ketiga klasemen Serie A setelah menjalani sembilan pertandingan tanpa kekalahan. Hasil tersebut juga menunjukkan kontribusi pemain pengganti ketika Gasperini melakukan perubahan pada babak kedua.
Sebelumnya, Roma bermain imbang 3-3 ketika bertandang menghadapi Napoli pada 24 Oktober dalam lanjutan Serie A. Matías Soulé dan Leonardo Balerdi menjadi pencetak gol, dengan Balerdi menghasilkan dua gol.
Roma juga mengalahkan Slovan Bratislava dengan skor 4-0 pada pertandingan Liga Champions tanggal 20 Oktober. Mereka sebelumnya memperoleh kemenangan 2-0 menghadapi Genoa setelah mengalami kekalahan 3-4 ketika menjamu Real Madrid.
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Hasil |
|---|---|---|---|
| 27 Oktober 2026 | AS Roma vs Cagliari | Serie A | 4-2 |
| 24 Oktober 2026 | Napoli vs AS Roma | Serie A | 3-3 |
| 20 Oktober 2026 | AS Roma vs Slovan Bratislava | Liga Champions | 4-0 |
| 17 Oktober 2026 | AS Roma vs Genoa | Serie A | 2-0 |
| 14 Oktober 2026 | AS Roma vs Real Madrid | Liga Champions | 3-4 |
Dalam lima pertandingan tersebut, Roma mencetak 16 gol dan kebobolan sembilan kali di seluruh kompetisi. Mereka mencatat dua pertandingan tanpa kebobolan ketika mengalahkan Slovan Bratislava dan Genoa.
Menjelang Udinese vs AS Roma, produktivitas penyerangan menjadi salah satu catatan setelah tim mencetak tujuh gol dalam dua pertandingan Serie A terakhir. Namun, lima gol kebobolan pada periode tersebut juga memperlihatkan persoalan pertahanan.
Head to Head Udinese vs AS Roma
Riwayat Udinese vs AS Roma memperlihatkan catatan Roma yang memenangkan empat dari lima pertemuan Serie A terakhir kedua klub. Udinese mencatat satu kemenangan dalam pertemuan terbaru yang berlangsung pada Februari 2026.
Pertemuan terakhir berlangsung pada 2 Februari 2026 ketika Udinese mengalahkan Roma dengan skor 1-0 di Bluenergy Stadium. Jurgen Ekkelenkamp mencetak gol tunggal melalui tendangan bebas yang mengalami perubahan arah setelah mengenai pemain lawan.
Gol Ekkelenkamp tercipta pada menit ke-49 dan menjadi penentu kemenangan Udinese dalam pertandingan tersebut. Hasil itu sekaligus mengakhiri rangkaian enam pertandingan Serie A tanpa kemenangan Udinese ketika menghadapi Roma.
Sebelumnya, Roma mengalahkan Udinese dengan skor 2-0 ketika kedua klub bertemu di Stadio Olimpico pada 9 November 2025. Pertandingan tersebut menjadi pertemuan pertama kedua kesebelasan dalam kompetisi Serie A musim 2025/26.
Pada musim 2024/25, Roma memenangkan kedua pertemuan setelah mengalahkan Udinese dengan skor 3-0 di kandang. Mereka kemudian memperoleh kemenangan 2-1 ketika bertandang menghadapi Udinese pada 26 Januari 2025.
Roma juga memenangkan pertemuan tanggal 25 April 2024 dengan skor 2-1 di kandang Udinese. Hasil tersebut menjadi bagian dari rangkaian kemenangan klub ibu kota Italia menghadapi lawannya sebelum kekalahan pada Februari 2026.
Head to Head Udinese vs AS Roma
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Skor |
|---|---|---|---|
| 2 Februari 2026 | Udinese vs AS Roma | Serie A | 1-0 |
| 9 November 2025 | AS Roma vs Udinese | Serie A | 2-0 |
| 26 Januari 2025 | Udinese vs AS Roma | Serie A | 1-2 |
| 22 September 2024 | AS Roma vs Udinese | Serie A | 3-0 |
| 25 April 2024 | Udinese vs AS Roma | Serie A | 1-2 |
Dalam lima pertemuan tersebut, Roma mencetak sembilan gol dan kebobolan tiga kali ketika menghadapi Udinese. Klub ibu kota Italia itu memperoleh empat kemenangan, sedangkan Udinese mencatat satu kemenangan tanpa hasil imbang.
Menurut catatan historis Serie A, Roma mempunyai 24 kemenangan dalam 32 pertemuan yang digunakan sebagai sampel statistik kedua klub. Udinese mencatat enam kemenangan, sedangkan dua pertandingan lainnya berakhir imbang.
Udinese terakhir memenangkan pertandingan kandang menghadapi Roma pada Februari 2026 setelah sebelumnya mengalami kekalahan dalam beberapa pertemuan. Kemenangan tersebut menjadi bagian dari catatan yang menunjukkan hasil berbeda ketika kedua klub bertemu.
Pertandingan Udinese vs AS Roma kembali mempertemukan kedua klub dengan kondisi klasemen dan ketersediaan pemain berbeda dibandingkan musim sebelumnya. Catatan head to head menjadi informasi historis yang tidak menentukan hasil pertandingan mendatang.
Player to Watch Udinese: Jurgen Ekkelenkamp
Jurgen Ekkelenkamp menjadi salah satu pemain Udinese yang menarik diperhatikan setelah menghasilkan tiga gol dalam sembilan pertandingan Serie A musim ini. Gelandang asal Belanda tersebut menjadi salah satu pemain dengan kontribusi penyerangan penting.
Ekkelenkamp mencetak gol ketika Udinese mengalami kekalahan 1-2 menghadapi Torino pada 12 Oktober 2026. Gol tersebut tercipta pada menit ke-43 dan menjadi gol terakhir Udinese sebelum menjalani tiga pertandingan berikutnya tanpa mencetak gol.
Pemain berusia 26 tahun tersebut juga mempunyai catatan penting ketika menghadapi Roma pada Februari 2026. Ekkelenkamp mencetak gol kemenangan melalui tendangan bebas pada menit ke-49 di Bluenergy Stadium.
Gol tersebut membuat Udinese memperoleh kemenangan 1-0 sekaligus mengakhiri rangkaian pertandingan tanpa kemenangan menghadapi Roma. Penampilan Ekkelenkamp menjadi salah satu kontribusi individu yang menentukan hasil pertemuan terakhir.
Ekkelenkamp mempunyai kemampuan bergerak dari lini kedua menuju ruang kosong di belakang gelandang bertahan lawan. Perannya dapat membantu Nicolò Zaniolo dan Keinan Davis ketika Udinese mengembangkan serangan.
Dalam Udinese vs AS Roma, Ekkelenkamp berpeluang kembali menjadi pilihan utama setelah mendapatkan kepercayaan dalam pertandingan Serie A sebelumnya. Namun, keputusan mengenai susunan pemain tetap mengikuti pertimbangan Kosta Runjaić menjelang pertandingan.
Selain Ekkelenkamp, Maduka Okoye menjadi pemain yang perlu diperhatikan setelah menggagalkan tendangan penalti ketika menghadapi Parma. Penjaga gawang Nigeria tersebut membantu Udinese mengamankan satu poin sekaligus mencatat pertandingan tanpa kebobolan.
Player to Watch AS Roma: Donyell Malen
Donyell Malen menjadi salah satu pemain Roma yang menarik diperhatikan setelah mencetak tujuh gol dalam delapan penampilan Serie A musim ini. Penyerang internasional Belanda tersebut menjadi pencetak gol terbanyak klub menjelang pertandingan menghadapi Udinese.
Malen mencetak gol keempat ketika Roma mengalahkan Cagliari dengan skor 4-2 pada 27 Oktober 2026. Gol tersebut tercipta pada menit ke-87 setelah pemain berusia 27 tahun itu masuk sebagai pengganti pada babak kedua.
Kontribusi tersebut membantu Roma memastikan kemenangan setelah Cagliari sempat menyamakan kedudukan menjelang akhir pertandingan. Malen menunjukkan kemampuan memanfaatkan peluang ketika mendapatkan kesempatan bermain dalam periode yang relatif terbatas.
Sepanjang Serie A musim ini, Malen menjadi salah satu pemain yang memiliki kontribusi penting dalam produktivitas penyerangan Roma. Tujuh golnya menempatkan penyerang Belanda tersebut dalam persaingan daftar pencetak gol terbanyak kompetisi.
Malen mempunyai kemampuan bergerak di belakang garis pertahanan lawan sekaligus mencari ruang untuk menerima umpan terobosan. Perannya dapat mendukung Matías Soulé, Rodrigo Mora, dan pemain gelandang lainnya ketika Roma mengembangkan serangan.
Dalam Udinese vs AS Roma, Malen berpeluang kembali menjadi pilihan utama setelah mencetak gol menghadapi Cagliari pada pertandingan sebelumnya. Namun, keputusan mengenai waktu bermainnya tetap mempertimbangkan kondisi kebugaran setelah jadwal pertandingan yang padat.
Selain Malen, Matías Soulé menjadi pemain yang perlu diperhatikan setelah mencetak tiga gol sepanjang Serie A musim ini. Pemain internasional Argentina tersebut juga mencetak gol ketika Roma bermain imbang menghadapi Napoli.
Jadwal Udinese vs AS Roma di Serie A 2026/27
Udinese vs AS Roma dijadwalkan berlangsung di Bluenergy Stadium pada Minggu, 1 November 2026 pukul 00.00 WIB. Pertandingan pekan kesepuluh Serie A tersebut dimainkan Sabtu, 31 Oktober pukul 18.00 waktu setempat di Udine, Italia.
Penunjukan wasit utama, asisten wasit, wasit keempat, serta petugas VAR masih memerlukan konfirmasi melalui pengumuman resmi penyelenggara kompetisi. Informasi perangkat pertandingan menjadi bagian dari administrasi Serie A sebelum pertandingan dimulai.
Pertandingan Udinese vs AS Roma dijadwalkan disiarkan langsung melalui DAZN untuk penonton Italia dalam lanjutan Serie A. Sementara itu, penonton Indonesia dapat mengikuti pertandingan melalui layanan Vidio berdasarkan jadwal penayangan yang tersedia.
| Detail Pertandingan | Keterangan |
|---|---|
| Pertandingan | Udinese vs AS Roma |
| Kompetisi | Serie A Italia 2026/27 |
| Pekan | 10 |
| Tanggal WIB | Minggu, 1 November 2026 |
| Kick-off | 00.00 WIB |
| Tanggal Italia | Sabtu, 31 Oktober 2026 |
| Waktu Italia | 18.00 CET |
| Stadion | Bluenergy Stadium |
| Kota | Udine, Italia |
| Pelatih Udinese | Kosta Runjaić |
| Pelatih AS Roma | Gian Piero Gasperini |
| Wasit | Menunggu konfirmasi resmi |
| Asisten Wasit | Menunggu konfirmasi resmi |
| Wasit Keempat | Menunggu konfirmasi resmi |
| VAR | Menunggu konfirmasi resmi |
| Asisten VAR | Menunggu konfirmasi resmi |
| Siaran Italia | DAZN |
| Siaran Indonesia | Vidio |
Setelah pertandingan ini, Udinese dijadwalkan bertandang menghadapi Venezia pada 6 November 2026 dalam lanjutan Serie A. Tim asuhan Kosta Runjaić kemudian menghadapi Bologna pada 22 November sebelum menjamu Fiorentina pada akhir bulan.
Sementara itu, Roma dijadwalkan bertandang menghadapi Manchester United pada 3 November 2026 dalam pertandingan UEFA Champions League. Tim asuhan Gian Piero Gasperini kemudian menjamu Sassuolo pada 7 November dalam lanjutan Serie A.
Roma selanjutnya dijadwalkan menghadapi Parma pada 21 November, sedangkan Udinese melanjutkan agenda domestik menghadapi Bologna pada 22 November. Kedua klub masih mempunyai sejumlah pertandingan setelah pertemuan di Bluenergy Stadium.


